Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Berita

Ormas Muslim Tolak Perppu 2/2017

23 October 2017

Banjarmasin,
Puluhan Organisasi Masyarakat (Ormas) muslim di Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (23/10) pagi tadi, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat.
Kedatangan mereka bermaksud menyampakan penolakan atas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan, yang akan mengubah Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2013.
Sambil mengusung spanduk, poster dan pamplet bertuliskan "Perppu Ormas Bukti Rezim Diktator Anti Islam, Tolak Perppu Ormas Nomor 2 Tahun 2017 Alat Rezim Represif", salah satu koordinator aksi, R Abu Rois, meminta ingin bertemu pimpinan dewan, namun sangat disayangkan, puluhan pendemo tak berhasil bertemu para legistaor dirumah Banjar itu, dikarenakan sedang bintek keluar daerah.
Meski hanya ditemui Kepala Bagian Tata Usaha Sekretariat DPRD Kalsel, M Zaini para aktivis dalam orasinya perwakilan massa melalui Forum Komunikasi Ulama dan Tokoh Banua Kalsel menolak Perppu 2/2017 itu, tegas menyatakan, bertentangan dengan syariat Islam serta alat legitimasi rezim diktator dan represif serta berpotensi membungkam sikap kritis, mengekang dawah, mempersekusi ulama dan asatidz, ormas dan ajaran Islam.
“ Jika Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui Perppu 2/2017 berarti mendukung rezim diktator dan anti Islam,” tandas Abu Rois saat itu.
Sementara, M Zaini dihadapan pengunjukrasa menjelaskan, bahwa wakil rakyat di DPRD Kalsel saat ini sedang tak ada ditempat karena berangkat ke Jakarta dari tanggal 22-25 Oktober 2017 mengikuti bimtek peningkatan SDM.
“ Kita mengucapkan terima kasih atas kedatangan saudara-saudara, dan aspirasinya akan kita sampaikan pada pimpinan kami,” sambut Zaini

posted by : Jay - Jay-Aprl on 23/10/2017