Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Berita

Tambahan Raperda Tak Masalah Anggaran Sudah Dicadangkan

27 November 2017

Banjarmasin,
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP-Perda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan, H Rosehan NB menegaskan, meskipun program legislasi tahun 2018 jumlahnya lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, namun itu tidaklah jadi persoalan. Pasalnya, jika memang ada penambahan pembentukan rancangan peraturan daerah (raperda) secara mendadak dikarenakan hal sangat mendesak, maka dapat diakomodir melalui, anggaran yang sudah dicadangkan.
“ Kalo ada penambahan raperda secara mendadak itu tidak masalah,” ujarnya, di Banjarmasin, Senin (27/11) tadi.
Menurut dia, lazimnya, raperda inisitif dewan sudah disediakan cadangan anggaran untuk satu komisi sebanyak 2 buah dan bisa mencapai 8 buah raperda.
Sebaliknya, bagi eksekutif, juga berlaku sama, karena jika anggaran tersedia kurang maka akan diupayakan dalam anggaran perubahan.
Karenanya, soal penyediaan anggaran dan jumlah penyelesaian raperda yang dipatok tidak menjadi kendala yang menghambat. Karena sudah ada reserve atau cadangan anggaran yang dipatok dalam satu tahun.
Politisi PDI-P ini menjelaskan, legislasi tahun 2018 jumlahnya hanya 17 raperda. Dan ini lebih sedikit dibanding tahun 2017 yaitu sebanyak 30 buah.
Disinggung soal kualitas dan bobot raperda selama ini, mantan Wakil Gubernur Kalsel periode 2014-2019, kembali menegaskan, “ Semua perda berkualitas. Tidak ada perda yang tidak berkualitas,” tandasnya.
Hanya saja imbuh dia, bagaimana nantinya disaat penyelesaian akhir termasuk implentasinya semua harus menyesuaikan. (*)

posted by : Jay - Jay-Aprl on 27/11/2017