Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Berita

Perlu Ada Katagori Ulama Fasih dan Belajar

30 November 2017

Banjarmasin,
Guna mencegah dampak kurang maksimal terhadap umat atas ajaran yang diberikannya, maka sangat perlu ada katagori yangmana atau pantas disebut sebagai ulama sesuai tingkatan keilmuannya, dan mana yang tergolong masih dalam tahap belajar.
Dengan demikian, dakwah atau ajaran yang , benar-benar dapat dipertanggungjawabkan sesuai keilmuannya.
“ Pemilahan ini sebetulnya sangat perlu dilakukan,” ujar
KH Abdul Syukur Al Hamidi, pada di Banjarmasin, Kamis (30/11) pekan tadi.
Dengan begitu lanjut dia, umat atau masyarakat benar-benar dapat mengetahui secara persis keberadaan pemimpin itu sehingga tak salah pilih jika akan mendatangkan dalam kegiatan keagamaan.
Menurut pengasuh sejumlah majelis taklim di Kota Banjarmasin ini, ada banyak yang mengaku ulama dan memberikan ceramah keagamaan tetapi kadang dakwah yang disampaikan justru kurang sesuai dengan kaidah-kaidah ajaran agama, seperti mencibir orang atau kelompok yang justru bisa memicu keresahan dimasyarakat, baru status pelajar sudah ada yang mengaku menjadi ulama. Padahal membaca kitab klasik atau kitab kuning dan alhakul karimah saja belum mampu.
Karena itu menjadi ulama haruslah memenuhi dua syarat standar minimal yaitu kemampuan berbahasa arab dalam hal ini mampu membaca kitab klasik atau kitab kuning serta memiliki akhlakul karimah.
H Syukul Al Hamidi, yang juga Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel ini, menyebutkan, wacana pengatagorian ulama yang awalnya dimunculkan oleh pusat itu, sebenarnya sangat baik untuk ditindaklanjuti dan direalisasikan.
Sedang lembaga atau badan yang berwenang adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerjas sama dengan kementerian agama dan semua terkait guna mengeluarkan rekomendasi atau sejenis sertifikasi yang bisa disampaikan ke khatib di mesjid.
Dari itu dirinya berharap kedepan ada verifikasi ulama itu guna menghidari adanya ulama palsu. (*)

posted by : Jay - Jay-Aprl on 30/11/2017