Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Berita

Raperda SDGL di Uji Publik

14 December 2017

Banjarmasin,

Kamis (14/12) pekan tadi, Rancangan Peraturan daerah (Raperda) Pengelolaan Sumber Daya Genetik Lokal (SDGL) diuji publik.

Bertempat diruang Komisi II Lantai IV gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) setempat, kegiatan seminar tersebut dilangsungkan guna memperoleh koreksi dan legitimasi kuat dari publik itu sendiri.

Ketua Pansus Raperda SDGL, Danu Ismadi Saderi, mengatakan, pentingnya uji publik dikarenakan raperda harus memperoleh kesesuaian dan masukan yang positif dari berbagai kalangan guna memperkuat sebelum di sahkan menjadi peraturan daerah (perda).

“ Uji publik ini sangat penting dilakukan sebelum menjadi perda. Sebab, melalui uji publik dapat mengukur sejauh mana efektifatas dalam penerapannya nanti,” kata Danu, saat kegiatan hari itu.

Kendati hanya dihadiri empat orang dari jumlah 24 anggota Panitia Khusus, namun kegiatan seminar yang dihadir sejumlah elemen masyarakat seperti LSM, akademisi, Kepala SOPD serta undangan lainnya ini berjalan lancar. Namun demikian, Ketua Pansus, SDGL, Danu Ismadi Saderi, mengaku ketidakhadiran sejumlah koleganya hari itu dikarenakan masing-masing memiliki agenda kedinasan diluar daerah.

Dari itu, dirinya mengatakan, ketidakhadiran anggota pansus lainnya tidak mengganggu subtansi kegiatan.

Seperti diketahui rancangan perda pengelolaan sumber daya genetik lokal sendiri sangat dibutuhkan, untuk melestarikan sejumlah keragaman hayati Kalsel yang terancam punah.

Ancaman kepunahan tersebut seperti, pada tumbuhan, pohon kasturi, tumbuhan rambai, dan pemurnian gen itik alabio.

Diharapkan payung hukum ini menjadi solusi mengatasi persoalan ini (*)

posted by : Jay - Jay-Aprl on 14/12/2017